Sejak pertama sekolah ini didirikan dan sudah berganti dua kali kepala sekolah tetapi kegiatan pramuka sebagai salah satu kegiatan ekstrakulikuler tidak pernah diadakan, dari kejadian tersebut maka Bayu berusaha untuk membentuk dan membangun kegiatan pramuka di SMP Negeri 1 Seribu Riam.
Pada awalnya terasa berat memang karena harus mengajar pramuka dari awal, peserta didik pun banyak yang belum mengenal pramuka, apa itu pramuka dan bagaimana tentang kepramukaan itu, dari beberapa anak ada yang bertanya kepada Bayu,

” Pak kalau saya tidak mempunyai baju pramuka, apakah saya boleh ikut pak ?”

” Secara spontan Bayu menjawab BISA, karena menurut Bayu pakaian nomor dua dan yang utama adalah kemauan peserta didik untuk mengikuti kegiatan pramuka itu sendiri “

Pramuka

Pramuka

Pramuka

Pramuka

Hari pertama diadakan kegiatan ekstrakulikuler pramuka bayu mencoba untuk mengajak bermain-main dan pengenalan saja, selanjutnya di hari-hari berikutnya barulah mulai memasuki materi dan belajar baris berbaris.
namun beginilah nasib anak-anak desa di tempat saya mengajar mereka semua memang memiliki semangat dan antusias belajar yang tinggi namun keadaan ekonomi keluarga memaksa mereka untuk membantu orang tua mereka untuk mencari nafkan, apabila dipagi hari mereka bersekolah dan sore hari merupakan waktu untuk mereka membantu orang tua mereka, entah itu pergi ke ladang ataupun menambang emas dan mencari ikan, karna sebab itulah pada hari pertama kegiatan pramuka berjalan pesertanya begitu banyak sekali namun sayang setelah pertemuan ke delapan jumlah pesertanya mulai berkurang karena banyak yang membantu orang tuannya.
kegiatan pramuka di SMP Negeri 1 Seribu Riam berlangsung setiap hari sabtu sore jam 15.00 WIB. to be continue …