Lesson Study Dan Pemanfaatan Barang Bekas

Lesson Study

  • Sekolah  : SMPN 1 Seribu Riam
  • Mata Pelajaran  : IPA
  • Pokok Bahasan : Sistem Pencernaan
  • Kelas  : VIII

Tujuan utama Lesson Study yaitu untuk :

  1. Mengkoreksi tata cara mengajar seorang guru supaya meningkatkan mutu;
  2. Memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana siswa belajar dan guru mengajar;
  3. Memperoleh hasil-hasil tertentu yang bermanfaat bagi para guru lainnya dalam melaksanakan pembelajaran;
  4. Membangun sebuah pengetahuan pedagogis, dimana seorang guru dapat menimba pengetahuan dari guru lainnya
  5. berbagi  suatu metode dan model pembelajar yang efektif dan bermanfaat bagi guru lainnya dalam melaksanakan pembelajaran. Read more »

Tugu Khatulistiwa Kabupaten Murung Raya

Di daerah Kabupaten Murung Raya, Provinsi Kalimantan Tengah,  tepatnya di Kecamatan U`ut Murung di Desa La`as ada terdapat sebuah TUGU KHATULISTIWA.

jarak antara tugu dengan tempat kerja kira-kira menempuh waktu sekitar 4 jam perjalanan menggunakan mobil. Bayu dan kawan-kawan guru sempat singgah di tugu khatulistiwa sejenak dan berfoto bersama, namun sangat di sayangkan Bayu tidak sempat mencatat posisi tugu berada pada … ? derajat, ? menit, ? detik lintang ?; dan, 0 derajat, 0 menit, 0 detik bujur ? dan pada tahun berapa tugu tersebut didirikan … nanti kalau ada kesempatan postingan ini akan Bayu update kembali.

Tugu Khatulistiwa

Tugu Khatulistiwa

Tugu Khatulistiwa

Tugu Khatulistiwa

Direktori Blog Guru

Senang rasanya jika ada sebuah wadah untuk mempertemukan semua blog guru yang ada di Indonesia, ada sebuah tempat untuk berbagi pengalaman, cerita dan berbagi ilmu, terutama guru junior seperti saya, berbekal tidak malu-malu dan mau bertanya kepada blog senior saya budies.info akhirnya saya di perkenalkan dengan salah satu wadah/perkumpulan blog guru Indonesia yaitu di m-edukasi. dengan tidak berbasa basi dan malu-malu saya langsung mendaftarkan blog saya di m-edukasi.

Salam kenal kepada semua blog guru yang ada di Indonesia, salam persahabatan dari pedalaman hulu Sungai Barito Kalimantan Tengah. dan SALAM PENDIDIKAN.

Belajar Di Luar Kelas

Karena tidak memiliki alat yang lengkap dan gedung LAB IPA (dalam tahap pembangunan), Bayu mencoba mencari solusi bagaimana belajar IPA yang menyenangan, mudah di pahami dan disukai oleh peserta didik, yaitu dengan praktik IPA di luar kelas (di alam terbuka), kebetulan pokok bahasan waktu itu adalah tentang pencemaran lingkungan. Read more »

Pramuka Perdana di SMP Negeri 1 Seribu Riam (Part 2)

Api Unggun (PERSAMI)

Api Unggun (PERSAMI)

Peserta Pramuka

Peserta Pramuka

Peserta Pramuka

Peserta Pramuka

Setelah pertemuan ke sepuluh, Bayu memberanikan diri untuk membuat suatu kegiatan perkemahan sabtu minggu yang lebih dikenal dengan PERSAMI, pada awalnya merasa ragu apakah kegiatan seperti ini akan berhasil dan peserta didik akan di izinkan oleh orang tua, maklumlah kegiatan kemah seperti ini yang perdana yang pernah ada di SMP ini dan daerah Kecamatan Seribu Riam khususnya, berusaha dengan keras membuat surat izin untuk orang tua peserta didik dan menyiapkan segala persiapan dengan maksimal, akhirnya kegiatan kemah ini dapat dilaksanakan dengan baik.

walaupun pada awalnya masih sempat ragu apakah kegiatan kemah ini didukung oleh orang tua peserta didik atau tidak, ternyata orang tua peserta didik mendukung dan mensuport dengan baik.

ini adalah kegiatan kemah perdana bagi peserta didik, tidur didalam kemah mungkin sudah merupakan hal yang biasa bagi mereka tetapi jika mereka tidur bersama-sama dengan teman sebayanya mungkin ini yang merupakan hal spesial bagi mereka, mereka harus bisa menghargai, memahami sifat dan watak teman satu dengan yang lainnya.

kegiatan kemah ini diakhiri dengan kegiatan keliling bersih-bersih kampung dan rumah ibadah.

Pramuka Perdana di SMP Negeri 1 Seribu Riam (Part 1)

Sejak pertama sekolah ini didirikan dan sudah berganti dua kali kepala sekolah tetapi kegiatan pramuka sebagai salah satu kegiatan ekstrakulikuler tidak pernah diadakan, dari kejadian tersebut maka Bayu berusaha untuk membentuk dan membangun kegiatan pramuka di SMP Negeri 1 Seribu Riam.
Pada awalnya terasa berat memang karena harus mengajar pramuka dari awal, peserta didik pun banyak yang belum mengenal pramuka, apa itu pramuka dan bagaimana tentang kepramukaan itu, dari beberapa anak ada yang bertanya kepada Bayu,

” Pak kalau saya tidak mempunyai baju pramuka, apakah saya boleh ikut pak ?”

” Secara spontan Bayu menjawab BISA, karena menurut Bayu pakaian nomor dua dan yang utama adalah kemauan peserta didik untuk mengikuti kegiatan pramuka itu sendiri ” Read more »

Menyimpan Halaman Blog & Website Menjadi File PDF

Seringkali kita dihadapkan dengan masalah ketika kita ingin mencari bahan/artikel di blog ataupun di website terkendala dengan masalah halaman blog atau website itu sendiri tidak bisa di copy untuk di print (entah itu di buat oleh sang pemilik blog/website karena ingin prevasi terjaga atau di komersilkan atau mungkin karena ketidak sengajaan) padahal artikelnya sangat bagus dan ingin sekali di save agar bisa di baca kembali dirumah atau pun langsung di print untuk di baca di rumah.

Sekarang bagi pemilik blog /website sudah ada solusi agar artikel yang kita buat bisa langsung di copy/di save oleh pengunjung dalam bentuk file pdf ataupun langsung di print, yaitu kita bisa menggunakan bantuan JOLIPRINT.  dengan menggunakan JOLIPRINT ada banyak manfaat yang kita dapatkan seperti :

  1. Bagi pengunjung blog/website apabila si pemilik blog/website tidak menyertakan Link / Plugin  JoliPrint di Blog/Websitenya ada tinggal mengcopy link halaman artikel yang ingin ada buat menjadi file PDF dan di Pastekan ke halaman JoliPrint
  2. Bagi pemilik Blog/Website anda bisa memasang link atau plugin langsung di blog/website kita agar artikel kita bisa langsung di save ataupun di print oleh pengung.

Untuk informasi lebih lengkapnya silahkan langsung kunjungi Website JOLIPRINT.

(Semoga Bermanfaat Bagi Sesama).

Praktik TIK Perdana Si Anak 1.000 Riam

Praktik TIK

Sore ini langit tampak tidak begitu bersahabat, namun gembar-gembor pengumuman bahwa sore ini akan diadakan latihan praktik komputer sudah tersebar disegela penjuru kelas dan tidak hanya itu saja bahkan sebagian dari warga desa pun sudah mengetahuinya, kira-kira tepat jam 13.00 Wib sebagian besar siswa SMP Negeri 1 Seribu Riam sudah banyak yang berkumpul diantaranya membantu untuk mengangkat genset (pembangkit listrik tenaga sendiri, maklum PLN masih belum bisa menjangkau) dan menata kabel-kabel serta meja praktik (seada-adanya yang penting bisa praktik).

Praktik TIK

Semriwing senyum peserta didik terlihat jelas, karena hari ini bagi mereka adalah hari yang bersejarah barang kali seumur hidupnya, mereka tidak hanya menerima materi dan materi lagi tetapi bisa juga untuk praktik menjalankannya (komputer). Dengan bermodalkan 8 unit Note Book/Labtop kegiatan praktik pun berjalan tepat pada pukul 13.30 Wib, hujan yang deras disertai angin yang kencang dan gemuruh riuh petir yang bersahut-sahutan sama sekali tidak mempengaruhi kegiatan praktik pada sore itu. (maklum lah menggunakan genset sendiri, kalau PLN di kampung saya (Ampah) pasti sudah padam sebelum hujan dimulai, begitulah kelebihannya).

Doa saya sebagai pendidik hanya ingin melihat peserta didik saya bisa sukses semua, bisa pintar, bisa mengerti teknologi juga walaupun keberadaan kami yang sangat jauh dari kota tetapi kami juga ingin mampu dan bisa seperti orang kota.

Antara Sekolah dan Mencari Nafkah Untuk Adik-adik Ku (Part 2)

Karena penasaran dengan keberadaannya, langsung saya berusaha untuk mengajaknya berbicara :

  • Pak Guru   :  Selamat Pagi Mario ?  (Nama Anak Itu Mario)
  • Mario         :  Selamat pagi pak …
  • Pak Guru   :  Kamu sudah sarapan ?
  • Mario         :  Belum pak …
  • Pak Guru   : ooo …, semenjak bapak kamu meninggal kamu bapak lihat lebih suka murung dan menyendiri, alpa mu juga semakin bertambah, walaupun bapak mu sudah meninggal, kamu harus tetap kuat dan tetap semangat untuk sekolah … yah ?
  • Mario        :  Ia Pak …

Keesokan harinya pagi-pagi sekali saya pergi kekantor dan mendapati sebuah surat di atas meja kerja : Surat dari Mario untuk Bapak/Ibu Guru di sekolah.

Langsu saya buka … begini isi suratnya :

Kepada : Bapak/Ibu guru di Sekolah.

Salam Hormat …

Mario memberitahukan bahwa hari ini mario tidak dapat hadir kesekolah seperti biasannya dan mohon izinnya untuk HER susulan diadakan setelah mario kembali masuk sekolah, mario tidak masuk sekolah karena menemani Pak Kari untuk memanen sarang burung walet, keadaan di rumah mario sudah memprihatinkan karena beras sudah habis dan sembako juga sudah habis.  Sekian surat dari Mario, Mario harap Bapak/Ibu guru bisa memaklumi.

Sakit terasa hati setelah membaca surat dari salah satu siswa yang bernama mario ini, padahal menurut laporan wali kelas VII Mario sudah 29 kali Alpa pada semester ini. padahal besoknya adalah rapat dewan guru untuk kenaikan siswa.

Tiba keesokan harinya ( didalam forum rapat dewan guru mengenai kenaikan siswa )

ternyata benar … menurut virasat saya bahwa anak ini (mario) sudah di vonis tidak naik kelas oleh beberapa guru, namun saya masih bingung diantara 2 keputusan :

  • Anak ini tidak naik kelas, dia pasti berhenti (sementara alpa 29 kali itu semua terpaksa di lakukan karena mencari nafkah dan sementara surat izin tidak bisa dibuat karena tidak ada rumah kawan2 yang dekat untuk menitipkannya)
  • Naik kelas tetapi … bagaimana dengan aturan sekolah … dan pasti tidak memberi contoh kepada siswa lainnya.

……………… (Bagaimana menurut kawan-kawan blog semua) ……………..

To Be Continue ….

Antara Sekolah dan Mencari Nafkah Untuk Adik-adik Ku (Part 1)

Setelah istirahat selama beberapa bulan, akhirnya bisa menulis lagi di blog ini, aktifitas pekerjaan menjadi seorang guru didaerah terpencil memang penuh tantangan dan sangat menyenangkan.

Berikut ini adalah sebuah kisah nyata yang Bayu alami sendiri dan tidak ada rekayasa sedikit pun, dulunya Bayu adalah seorang yang sangat keras dan menjunjung tinggi idealisme, kalau Bayu berkata A harus A dan A tidak bisa berubah menjadi B apapun alasannya (Selama itu didalam konteks yang benar), namun setelah menjadi guru yang mengabdi  ± selama 4 bulan di SMP Negeri 1 Seribu Riam tepatnya di daerah Muara Joloi, Kecamatan Seribu Riam, Kabupaten Murung Raya, sifat keras itupun perlahan melemah (Selama itu didalam konteks yang benar) kenapa bisa demikian ? berikut ini ulasan ceritanya …

SMP Negeri 1 Seribu Riam di sekolah inilah Bayu mengabdikan diri untuk menjadi seorang guru, jumlah keseluruhan murid yang ada di SMP Negeri 1 Seribu Riam ± 75 orang (25 siswa dikelas VII, 28 siswa dikelas VIII dan 22 siswa dikelas IX) dengan beragam perbedaan dan latar belakangnya, Puji Tuhan siswa kelas IX semuanya lulus Ujian Nasional dengan nilai yang memuaskan.

Setelah siswa kelas IX lulus dari SMP tersisalah siswa kelas VII dan VIII yang harus berjuang untuk menghadapi ulangan semester II, ditengah kesibukan proses belajar mengajar baik di sekolah maupun pada saat les sore hari terlihat seorang siswa laki-laki yang lebih suka menghabiskan waktunya dengan melamun disudut sekolah, sesekali ku sapa dan ku bawa bercanda namun hanya setengah senyuman yang diberikannya.

to be continue …